Pada 27 April 2019 bersamaan dengan Request Hour, telah dilakukan shufflemember JKT48. Pengumuman kepindahan member dari satu tim ke tim lain diumumkan oleh General Manager (GM), yaitu Melody. Sedangkan pengumuman promosi member dari academy ke tim diumumkan oleh Kinal selaku kepala sekolah JKT48 Academy. Terhitung ada 6 member tim yang dipindah dan 6 memberacademy yang dipromosikan ke tim. Kepindahan dan promosi ini efektif per 21 Juli 2019, atau sehari setelah handshake event.

Pengumuman diawali dengan disebutnya nama Nurhayati (Aya) oleh GM. Aya yang melakukan epic comeback di Request Hour 2019 setelah cukup lama tidak tampil akibat cedera dipindah dari tim J, timnya setahun belakangan, ke tim K3. Cukup banyak yang terkejut dengan pengumuman ini karena sampai pengumuman shuffle pun Aya masih harus duduk di kursi roda. Tapi justru harus dipindah ke tim yang terkenal memiliki lagu dengan dance yang sulit. Namun menurut saya ini adalah sebuah keputusan tepat karena K3 membutuhkan darah segar yang berkualitas. Hanya ada 3 nama yang muncul di pikiran saya jika berbicara tentang member tim lain yang cocok tampil di K3, yaitu Melati (tim T), Feni, dan Aya (tim J). Tentu saja di luar Yupi yang sudah memutuskan akan lulus dan Stefi yang baru saja diturunkan ke academy. Aya memiliki kemampuan menari dan penekanan ekspresi yang di atas rata-rata dan sangat konsisten dalam membawakan lagu.

Kemampuannya terus berkembang sejak dipindah dari tim T ke tim J. Walaupun memang ini sangat berat baginya karena harus mengejar banyak hal pasca pemulihan nanti, yaitu mengembalikan ritmenya dan berlatih setlist yang benar-benar baru di tim baru. Padahal di tim J sendiri dia baru beberapa kali membawakan setlistIdol no Yoake yang merupakan setlist baru milik tim J. Bagaimanapun, Aya pasti tetap akan memberikan yang terbaik di tim barunya nanti. Tampil dengan perban mata saat shonichi Idol no Yoake dan tampil dengan kursi roda di Request Hour 2019 menjadi bukti bahwa dia bukanlah seorang yang akan mudah menyerah dengan keadaan.

Selain mendapatkan Aya, tim K3 juga kedatangan beberapa memberacademy, yaitu Gita, Tasya, Christy, dan Chika. Dengan begini tim K3 yang selama ini jarang mengalami perubahan susunan member akan mendapatkan 5 darah segar sekaligus dari generasi yang relatif baru, yaitu generasi 5 (Aya), generasi 6 (Gita), dan generasi 7 (Tasya, Chika, dan Chirsty). Tasya yang memang terbiasa menjadi back up tim K3 di setlistSaka Agari maupun Romansa Sang Gadis memang sudah diprediksi akan segera dipromosikan ke K3. Namun ada sedikit catatan untuknya, yaitu Tasya kerap kali terlihat hilang fokus di panggung saat tampil bersama K3. Padahal penampilannya cukup baik ketika dia bisa fokus saat di panggung. Jika Tasya berhasil memperbaiki kelemahannya, maka dia akan menjadi aset berharga untuk K3 saat gelombang member baru datang pada 21 Juli 2019 nanti karena dia sudah cukup berpengalaman di tim tersebut.

Masuknya 3 member academy lain yang merupakan back up tim J (Chika) dan tim T (Gita & Chirsty) juga akan segera mewarnai K3. Chika yang baru terhitung jari membawakan Idol no Yoake bersama tim J menunjukkan perkembangan yang cukup pesat di tim J. Walaupun di penampilan pertamanya dia terlihat sangat gugup dan banyak melakukan kesalahan, dia bisa segera memperbaiki penampilannya di kemunculan berikutnya. Hanya saja sedikit kelemahannya yang mudah terlihat adalah tenaganya kerap kali terlihat under powered, yang mana ini harus segera ia perbaiki sebelum nantinya naik ke tim K3 yang terkenal dengan kemampuan dance yang baik.

Gita dan Christy yang pernah menjadi back up tim T merupakan nama lain yang akan mengisi susunan tim K3. Gita adalah member generasi 6 yang masih bertahan dan mau terus berjuang walaupun rekan-rekannya telah masuk ke tim terlebih dahulu. Sejujurnya, penampilan Gita di awal kemunculannya sama sekali tidak spesial. Dia benar-benar tenggelam di bawah bayangan Erika (graduated), Indy (tim K3), dan Nanda (tim T) yang mampu beradaptasi dengan sangat cepat. Gita mulai menunjukkan perkembangan sejak generasi 7 masuk, sepertinya dia termotivasi dengan kemunculan darah-darah baru yang akan bersaing dengannya.

Gita mulai mendapatkan sorotan lebih sejak Academy A membawakan setlistPajama Drive. Diberi kepercayaan membawakan unit songKagami no Naka no Jeanne d’arc, dia mampu menunjukkan kontrol tenaga yang sangat baik, penempatan tenaganya terlihat pas pada porsinya, sebuah modal yang sangat baik untuknya di K3 nanti. Kekurangannya dalam hal penekanan ekspresi yang sangat terlihat di awal kemunculannya juga mulai bisa dia perbaiki sejak menjadi back up tim T. Gita sendiri juga pernah menjadi back up tim K3 di setlist Romansa Sang Gadis.

Satu nama terakhir yang akan menjadi kesatria K3 adalah Christy, nama baru yang dengan singkat berhasil menarik perhatian sejak dia menjadi back up tim T. Sebagai member generasi 7 dia bisa dibilang cukup cepat beradaptasi dan cukup konsisten dalam setiap penampilannya. Terpilihnya Christy sebagai member tim K3 merupakan tantangan berat baginya. Namun dengan adanya beberapa rekan satu generasinya, diharapkan dia bisa segera beradaptasi di tim barunya nanti. Lima kesatria baru inilah yang nantinya akan membawa panji biru-kuning milik K3. Tentu saja kita semua berharap mereka mampu membawa nama besar K3 yang merupakan tim dengan penampilan terbaik di JKT48 (pendapat subyektif dari saya yang lebih sering menonton penampilan tim J, ya, tim J, bukan K3, tapi menganggap K3 adalah tim terbaik).

Tentu saja jika ada yang datang juga harus ada yang pergi. K3 yang akan segera kehilangan Natalia yang sudah mengumumkan kelulusannya juga akan kehilangan 4 member yang merupakan aset mereka, yaitu Sisca, Rona Rona Rona Rona Ayen, Aurel, dan Nadiluv Paw Paw alias Nadila. Sebenarnya mereka bukan hanya aset bagi K3, namun juga aset bagi JKT48, mungkin ini adalah salah satu alasan kepindahan mereka ke tim J. Sudah bukan rahasia jika manajemen kerap kali memindahkan aset-aset penting JKT48 ke tim J yang merupakan wajah utama JKT48. Rona & Nadila yang merupakan member tim K3 sejak awal tim ini terbentuk akhirnya harus keluar dari zona nyaman mereka dan mencoba hal baru tim J. Aurel dan Sisca yang merupakan member generasi 3 akan masuk ke jajaran all team member, yaitu member yang sudah pernah menjadi member tim T, K3, dan juga J.

Saya rasa tidak perlu menganalisis penampilan mereka nanti di tim J. Karena bagi saya seluruh member tim K3 memiliki kemampuan yang mumpuni untuk membawakan semua jenis lagu JKT48. Penampilan mereka di Romansa Sang Gadis yang merupakan setlist gado-gado lagu tim J & K3 sudah cukup sebagai bukti bahwa mereka akan baik-baik saja di tim J. Hanya saja besar harapan saya mereka bisa berbaur dengan member tim J agar bisa merasa nyaman di rumah barunya nanti. Hal negatif dari kepindahan member dari satu tim ke tim lain adalah mereka akan cenderung berkelompok sendiri di tim barunya. Semoga saja Gaby, kapten tim J yang baru saja kehilangan “tangan kanannya” yaitu Shania, bisa merangkul keempat eks K3 ini agar tim J bisa memanfaatkan kekuatan besar yang nanti akan mereka dapatkan.

Salah satu kejutan dalam pengumuman shuffle adalah kembalinya status double team, Melody selaku GM mengumumkan bahwa Anin (tim K3) akan menyandang status double team K3 & T. Anin yang dulunya merupakan member tim T dan pernah membawakan setlistTe wo Tsunaginagara yang sekarang sedang dibawakan oleh tim T tentu tidak akan kesulitan untuk beradaptasi dengan setlist tersebut. Namun tantangan terbesarnya adalah membantu member senior untuk mengangkat penampilan tim T yang menurut saya sering kurang memuaskan.

Selain Anin, tim T juga kedatangan 2 memberacademy, yaitu Brielle dan Lala yang keduanya merupakan member generasi 7. Brielle dan Lala sejauh ini menunjukkan performa yang cukup konsisten di setlistPajama Drive bersama Academy A. Terlebih lagi Lala, ia memiliki pengalaman sebagai member back up di tim T dan penampilannya memang layak diapresiasi untuk mendapat promosi. Namun Brielle belum bisa menunjukkan performa yang baik saat menjadi back up K3. Semoga saja waktu beberapa bulan ini bisa ia manfaatkan untuk meningkatkan performanya sebelum resmi menjadi member tim T.

Shuffle 2019 ini lebih berfokus untuk mengisi kekosongan slot di masing-masing tim. Tim J yang baru saja kehilangan Shania yang sudah lulus dan Stefi yang diturunkan ke academy membutuhkan member yang memiliki kemampuan mumpuni karena kedua nama tersebut merupakan member yang memiliki kemampuan di atas rata-rata. Memindahkan member mumpuni dari tim T bukanlah keputusan bijak karena akan semakin mengurangi kemampuan bertempur tim T. Aalagi jumlah member yang dibutuhkan cukup banyak. Dengan begitu keputusan terbaik adalah memindahkan member dari tim K3. Kebetulan saat ini Tim K3 butuh penyegaran karena tim ini sudah cukup lama bertahan dengan formasi yang sekarang. Hanya saja manajemen harus pintar-pintar memilih siapa yang akan dipindah. Karena kalau manajemen memindahkan member K3 yang memiliki popularitas tinggi, maka itu akan berdampak buruk bagi K3. Oleh karena itu pilihan terbaik adalah memindahkan memberacoustic yang popularitasnya tidak begitu tinggi namun memiliki kemampuan yang sangat mumpuni.

Memindahkan acoustic juga akan menguntungkan JKT48 karena salah satu sub-unit terbaik akan berada di tim J yang merupakan wajah JKT48. Namun jika tim J mendapatkan 4 memberacoustic sekaligus, berarti tim ini akan memiliki 17 member, atau kelebihan 1 member. Dengan begitu manajemen harus melakukan “pertukaran setara” dengan memindahkan salah satu member mumpuni tim J ke tim K3. Seperti yang sudah saya sebut sebelumnya, menurut saya hanya ada 2 member tim J yang akan cocok di tim K3, yaitu Feni & Aya. Entah apa alasan pasti kenapa manajemen lebih memilih Aya dibandingkan Feni. Bisa saja karena popularitas Feni (berdasarkan peringkat SSK) lebih tinggi daripada Aya. Tim J akan segera kehilangan Yupi yang merupakan juara SSK. Jika harus memindahkan Feni yang merupakan member peringkat 4, Tim J akan terlalu banyak kehilangan suara . Sehingga Aya yang menduduki peringkat 5 yang dipilih untuk menjadi member K3. Sekali lagi ini hanyalah tebak-tebak buah manggis, alasan pasti di balik kepindahan member hanya diketahui oleh manajemen.

Tim K3 mendapatkan banyak memberacademy di shuffle kali ini. Sebuah keberanian dari manajemen karena selama ini K3 terkenal dengan tim yang solid karena susunannya jarang berubah. Dengan masuknya 4 memberacademy sekaligus maka tim K3 akan terlihat jauh lebih segar. Walaupun ini juga akan menjadi tugas rumah yang berat bagi K3 karena harus menerima 5 nama sekaligus. MC tim K3 yang cenderung mengandalkan chemistry antar member akan diuji dengan adanya 5 anggota baru.

Sedangkan di tim T nyaris tidak ada perubahan selain mendapatkan 1 memberdouble team dan 2 member academy. Member double team bukanlah hal baru bagi tim T karena sebelumnya Melody dan Ayana juga pernah mendapat peran double team di tim ini. Posisi double team yang diemban oleh Anin diprediksi untuk mempersiapkan calon kapten tim T berikutnya. Pola ini juga terjadi sebelumnya, di mana Ayana diberi posisi double team sebelum akhirnya mendapat tempat permanen di tim T dan ditugaskan untuk fokus memimpin tim T.

Akhir-akhir ini tim T merupakan tim dengan back upacademy terbanyak, sehingga tim ini terbiasa menerima nama baru dalam penampilannya. Dengan tidak adanya member tim T yang dipindah, diharapkan kekompakan tim T bisa tetap terjaga sehingga kualitasnya juga bisa meningkat. Walaupun saya akan lebih suka jika justru beberapa member tim T yang kerap terlihat kurang konsisten dipindah ke tim lain, lalu diganti dengan member dari tim, bukan academy. Beberapa member generasi 3 akan cocok jika dikembalikan ke tim ini untuk mengangkat performa tim.

Sukses atau tidaknya shuffle ini hanya akan dijawab oleh kala,
Bagus atau tidaknya member di tim barunya hanya akan disahut oleh upaya,
Baik itu sang ratu, para kesatria, maupun gadis persik sudah mendapat amunisinya,
Kita patut mengharapkan yang terbaik untuk mereka, apa pun hasilnya.

Share to everyone

3 KOMENTAR

  1. pada dasarnya member-member di team J dan K3 sudah sangat baik dalam segi performance.. tp team J seperti kehilangan sosok yang bertalenta, semuanya sebelum reshuffle berkumpul di K3, dan dengan kehilangan member-member senior yang bertalenta, JOT memasukan generasi2 muda yang bisa dibilang sangat baik dalam performance, contohnya Yessica Tamara, menurut gw dia cocok masuk team J “yang dulu” dimana disana ada Ve, Melody, Naomi.. tp ternyata K3 juga butuh masa depan yang memiliki visual.. buat Anin di double team mungkin biar bisa fokus mabar sama angel wkwk.. team T layak untuk tidak di shuffle karena utang dari JOT belum dibayar, ini menurut gw win-win solution

    • Setuju, tim J saat ini lebih butuh member bertalenta ketimbang member tenar (saya gak bilang yang tenar gak bertalenta ya, tapi kita gak bisa menutup mata kalau banyak member yang kurang tenar lebih bertalenta daripada member yang sekarang tenar), itu kenapa saya sangat setuju dengan masuknya akustik ke J, bukan member seperti Shani atau Gracia yang punya ketenaran.
      Untuk Chika, kebetulan saya belum dapet poin spesial anak ini, saya lihat dia saat shonichi dan setelah itu sekitar 3x saya lihat dia tampil, memang ketimbang shonichi penampilan dia yang sekarang jauh lebih bagus, tapi saya belum bisa melihat poin spesialnya.

      K3 dapat anak academy tentu untuk refresh line up mereka yang sudah cukup senior dan persebaran generasinya kurang rata, keputusan yang tepat menurut saya.

      Cuman untuk T saya kurang setuju, kalau diliat T yang sekarang kayaknya susah untuk ditingkatkan, member senior yang punya penampilan cukup bagus saat dipindah ke T bukannya ngangkat tapi malah ikut drop. Menurut saya masalah utama tim T adalah semangat mereka di panggung yang terlihat seadanya, sering saya liat Melati seperti tampil sendirian dengan semangatnya yang luar biasa, member lain cuman tampil seadanya, berbanding terbalik dengan image fresh peach mereka. Mungkin kalau member2-nya “disekolahin” dulu ke tim lain mereka bisa jadi lebih baik

  2. Penulisnya sepertinya jarang nonton teater tim T ya?

    Team T sekarang udah cukup baik dan ga ada yg perlu dipindah2in atau disekolahin, performa mereka di 2 setlist terakhir jauh lebih baik dari performer tim aslinya, chemistrynya udah segar, Vanka dan Ayana cepet menyatu dan berdampak baik untuk juniornya, dan iya memang seharusnya ga ada yang dishuffle dulu di antara mereka karena JOT masih punya utang untuk mereka dapet setlist sendiri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here