Hai,

Jika kamu bukan fans JKT48 dan sedang membaca artikel ini, itu berarti single original JKT48, Rapsodi, sukses di pasaran. Kamu mungkin mendengarnya lewat aplikasi layanan streaming, atau dari rekomendasi teman-teman. Dari manapun itu, aku mengucapkan selamat datang di fandom JKT48.

Oh, kamu tidak ingin bergabung? Kamu hanya ingin melihat-lihat saja?

Tidak apa, faktanya mayoritas teman-teman di sini tidak pernah mendeklarasikan diri mereka secara terbuka sebagai fans. Laki-laki yang menyukai sekelompok perempuan muda yang menari memang masih terlihat aneh dalam cara pandang masyarakat Indonesia. Kamu mungkin juga berpikir sama kan?

Sebelumnya aku mohon maaf jika tidak menyebut perempuan di paragraf sebelumnya. Mayoritas fans JKT48 memang laki-laki, tetapi bukan berarti tidak ada fans perempuan di dalam fandom. Aku mengetahui banyak fans perempuan yang memiliki kontribusi besar di dalam fandom.

Memang, aku mengakui jika fandom ini masih belum ramah untuk kelompok perempuan. Masih banyak teman-teman yang alergi terhadap fanfic, banyak juga yang lawakannya masih seksis dan menyinggung teman-teman perempuan lain. Namun bukan berarti fandom ini tidak bisa berubah, kan? Fandom yang ramah dan inklusif untuk semua orang, semua kalangan, bisa terwujud jika kita mau urun-bantu, urun-daya.

JKT48 8th Anniversary Concert
JKT48 8th Anniversary Concert

Kembali lagi, saya dan teman-teman seringkali hanya mengatakan ‘suka’ jika ditanya oleh orang awam tentang JKT48. Ada yang suka lagunya, ada juga yang suka anggotanya. Ada beribu-ribu alasan kenapa teman-teman di sini mau bertahan hingga 8 tahun untuk mendukung JKT48. Tetapi kamu tahu apa alasan yang paling kuat?

Proses. JKT48 itu perihal proses. Dibutuhkan waktu sekitar 8 tahun untuk JKT48 mendapatkan single original. Dibutuhkan waktu 2 tahun untuk Aby bisa masuk ke dalam tim T. Dibutuhkan waktu 3 tahun untuk Shani bisa menjadi wajah baru JKT48. Jika kamu dapat menghormati proses perkembangan seseorang dari tidak bisa menjadi bisa, aku pikir itu sudah cukup. Kamu adalah fans JKT48.

Oh, kamu suka bermain band metal? Atau kamu adalah fans suatu klub sepakbola? Itu malah lebih baik lagi! Kamu tidak perlu meninggalkan hobi awalmu ketika masuk ke fandom JKT48. Malah, aku menyarankan untuk membawa hobimu dan kembangkanlah hobi tersebut di dalam fandom JKT48. Ada teman-teman yang membuat BINGO!!, gig berisi band-band yang mengcover lagu JKT48 sesuai dengan preferensi mereka, punk, metal, folk, semuanya tumplek-blek di situ. Ada juga teman-teman yang senang mengorganisir suatu proyek untuk idolanya, membuat chant, mengkreasikan banner hingga bendera, dan masih banyak lagi teman-teman lainnya dengan hobi yang beragam ada di dalam fandom JKT48.

Tarrkam at BINGO! Revival 2019
Tarrkam at BINGO! Revival 2019

Seperti Indonesia, berkah keragaman yang hebat tersebut muncul dengan ekses. Fandom JKT48 tidak akan pernah lepas dari persaingan antar fansnya. Aku pikir, isi fandom beragam bukan hanya karena fansnya memiliki hobi yang berbeda. Letak geografis yang berbeda, kultur dan cara pandang yang berbeda, akses terhadap informasi dan pendidikan yang berbeda adalah potret masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Dan karena satu dan lain hal, internet menggabungkan kita semua di dalam satu ruangan dan kita kini bisa berpendapat tentang segala hal, sebebas-bebasnya.

Ih, fandom kok hierarkis?”

Bahkan dalam bentuk komunitas yang paling purba sekalipun, hierarki akan muncul. Sistem kepemilikan menciptakan hal tersebut. Terlalu naif jika membayangkan di dalam komunitas yang paling canggih seperti fandom JKT48, semua fans di dalamnya setara. Kenyataannya sama sekali tidak.

Jika kamu menjadi fans JKT48, aku harap kamu tidak terlalu kaget dengan ekspresi dominan yang diutarakan teman-teman di dalam fandom JKT48. Semuanya memiliki cara pandang masing-masing tentang bagaimana menjadi seorang fans yang baik.

Oh, kamu ingin mengetahui cara menjadi fans yang baik?

Aku juga tidak tahu. Tetapi aku mungkin bisa memberitahu kamu apa saja sih yang biasanya dilakukan oleh fans JKT48.

Pertama, teman-teman memiliki apa yang disebut oshi. Dalam bahasa Indonesia, ‘oshi’ yang diambil dari bahasa Jepang berarti ‘dorong’, atau ‘dukung’. Oshi atau oshimen dalam perbendaharaan istilah fans JKT48 berarti, ‘member’ atau anggota JKT48 yang paling didukung.

Jika kamu akrab dengan fandom K-Pop, kamu mungkin paham dengan istilah bias. Oshi juga seperti itu. Nah, istilah oshi mengekspektasikan fans memiliki 1 anggota JKT48 yang paling didukung. Biasanya fans menyebut oshi tersebut dengan ‘kami-oshi’.

Rapsodi
Rapsodi

Pun jika kamu memiliki banyak oshi, fandom juga memiliki istilah untuk itu, DD misalnya, atau ‘daredemo daisuki’. Semakin ke sini, istilahnya juga semakin beragam, ‘selir’ misalnya, menunjukkan jika selain 1 member favoritmu, kamu juga memiliki beberapa member yang kamu sukai dan dukung. Jika kamu menyukai satu tim, atau seluruh JKT48, kamu bisa disebut sebagai MD, atau ‘minna daisuki’ karena lebih mengedepankan kelompok dibanding individu. Jika kamu mendeklarasikan diri untuk mengganti oshi, praktek itu disebut ‘oshi-hen’.

Aku mempunyai banyak teman yang memiliki ‘kami-oshi’, namun dalam prakteknya mereka juga mendukung member-member lain, bahkan intensitasnya melebihi tingkat bertemu dengan ‘oshi’-nya sendiri. Dan itu tidak apa. Semakin ke sini pun, istilah oshi bisa saja bergeser maknanya. Seorang teman memiliki pandangan yang menarik tentang istilah oshi. Menurutnya oshi itu seperti jagoan, yang ikuti dan dukung ceritanya. Tidak menjadi masalah jika selain jagoan tersebut, dia juga memiliki member lain yang didukung.

Apa, kamu penasaran cara fans JKT48 mendukung member JKT48?

Cara mendukungnya lagi-lagi banyak. Kamu mungkin bisa mengikuti media sosial membernya terlebih dahulu. Kamu baca-baca kontennya, kamu selipkan namanya di setiap doamu, aku pikir itu adalah bentuk dukungan.

Kamu juga bisa mencoba untuk datang ke Teater JKT48 di fX Sudirman Lt.4. Sampai artikel ini diturunkan ada 3 tim di dalam JKT48 yang menggelar pertunjukan rutin di teater; Academy Class A, Tim J, dan Tim KIII. Kamu bisa memeriksa jadwal pertunjukan oshi-mu di situs resmi JKT48, atau bisa melalui akun Jadwal JKT48 di Twitter. Setelah menentukan pilihan, kamu bisa membeli tiketnya melalui sistem poin di situs resmi, menggunakan layanan pihak ketiga seperti Indomaret, atau on the spot di teater.

Sebelum masuk ke teater, pahami jika ada yang namanya proses bingo. Biasanya para penonton akan diminta berkumpul di lobi teater 30 menit sebelum pertunjukan mulai. Lihat angka yang tertera pada tiket kamu, angka tersebut merupakan nomor bingo yang harus kamu ketahui nanti. Setelah kamu dikumpulkan, kamu akan membuat antrian berbaris dengan teman-teman yang memiliki nomor bingo sama. Nanti, staf akan mengundi dan nomor bingo yang dipanggil akan dipersilahkan masuk. Begitu seterusnya.

suasana saat antri bingo
suasana saat antri bingo

Teater adalah tempat bertemunya fans dengan member JKT48. Aku pernah bilang JKT48 itu perihal proses, dan salah satu cara menikmati proses tersebut adalah melalui bangku teater. Ada kebahagiaan yang tidak terlukiskan ketika kamu bisa melihat oshi-mu berkembang dari anggota JKT48 yang belum pandai menari dan menyanyi, hingga menjadi penampil yang memukau di atas panggung.

Ambil contoh Gaby, Kapten Tim J dan Wakil Kapten JKT48 yang kini diproyeksikan untuk menjadi Kapten JKT48 selepas Beby lulus. Delapan tahun lalu, Gaby adalah member generasi 1, seorang junior clumsy yang sering dikerjai oleh member-member yang secara usia lebih tua di generasinya. Aku tidak bisa membayangkannya, tapi menyaksikan proses perjalanan tersebut dari awal hingga sekarang, menyaksikan Gaby seorang adik yang kini menjadi kakak dan membimbing adik-adik barunya di JKT48, mungkin itu adalah anugerah terbesar yang bisa dirasakan fans di dalam fandom JKT48.

Selain bertemu di teater, kamu juga bisa bertemu oshi di dalam event handshake. Sesuai namanya, event ini adalah event jabat tangan antara anggota JKT48 dengan para fansnya. Kamu bingung kenapa salaman saja dipungut biaya? Kamu bisa bilang ini akal-akalan kapitalisme dan aku tidak bisa menyanggah hal tersebut. Tapi berkat event jumpa fans tersebut, member bisa lebih leluasa dalam menjalani kehidupan personalnya.

Di era internet ini, idola harus selalu menampilkan personanya secara virtual di depan para fans. Di dunia offline, idola bahkan harus bersikap profesional jika bertemu fansnya di tempat-tempat yang tidak terduga. Menurutku, event jumpa fans meminimalisir kesulitan tersebut. Teman-teman di sini sadar betapa pentingnya kehidupan pribadi member, dan karena itu, mereka sangat memanfaatkan dengan baik event-event jumpa fans tersebut. Aku pikir, fandom JKT48 adalah salah satu fandom yang bisa memisahkan kehidupan pribadi dan profesional membernya dengan baik, setidaknya di dunia nyata.

event handshake: jabat tangan dengan amel
event handshake: jabat tangan dengan amel

Itu hal-hal yang aku ketahui mengenai cara-cara mendukung member JKT48. Oh iya, biasanya setiap tahun fandom disibukkan dengan Senbatsu Sousenkyo, atau pemilu member untuk single yang ditentukan melalui jumlah voting. Mungkin jika kamu merasa oshi mu layak berdiri sebagai member Senbatsu, kamu bisa mendukungnya melalui sistem voting tersebut. Tidak seperti pemilu di Indonesia yang bersifat 1 orang 1 vote, pemilu JKT48 memungkinkan kamu untuk memasukkan suara lebih dari satu. Hak suara bisa kamu dapatkan melalui banyak cara, bisa melalui tiket teater, tiket handshake, privilege sebagai member OFC (official fansclub), pembelian DVD atau CD single, hingga melalui SMS.

Kenapa, kok kamu diam? Kamu berpikir jika menjadi fans JKT48 mempunyai banyak pengeluaran?

Memang, semua cara-cara yang sudah aku berikan di atas membutuhkan uang, dan kadang, uang itu tidak sedikit. Tidak perlu memaksakan diri, kamu bisa menabung untuk melakukan hal-hal yang ada di atas. Coba kamu simak podcast Mamen yang membahas alokasi tabungan ketika menjadi fans JKT48. Mungkin hal tersebut bisa membantu.

Dan jangan heran, kamu akan bertemu dengan teman-teman yang merasa jika fans yang baik adalah fans yang melakukan hal-hal di atas. Tidak salah, tetapi tidak benar juga. Kamu tetap bisa berkontribusi di dalam fandom bahkan tanpa materi kok. Kalau kamu punya tenaga, kamu bisa bergabung di fanbase, buat proyek yang menarik bersama teman-teman agar kamu bisa menjaring banyak orang untuk mendukung oshi-mu. Atau jika kamu mempunyai kemampuan, kamu bisa membuat sesuatu untuk oshi-mu agar dia lebih bisa dikenal. Apa saja, video, tulisan, foto, karya seni, atau hal-hal lain yang belum terpikirkan, bisa dilakukan di fandom ini.

salah satu project fanbase: graduation vanka
salah satu project fanbase: graduation vanka

Pada akhirnya, menjadi fans JKT48 hanyalah hobi yang biasa kamu lakukan di sela-sela waktu luang. Seperti hobi lainnya, jangan pernah melakukannya karena terpaksa. Lalu, pahami diri kamu sendiri, dan yang paling penting selama kamu di sini, buatlah jaringan pertemanan, respect each other, dan jangan ragu untuk meminta bantuan jika membutuhkan.

Sudah cukup dariku. Selamat menikmati proses bernama JKT48 dan selamat bersenang-senang!

images : twitter @officialjkt48, @vnkdfndr, @mamenofficial

Share to everyone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here