Sepanjang 2019, jika saya merujuk Spotify, JKT48 setidaknya telah merilis 3 diskografi; “High Tension”, “JKT48 – 5th Sousenkyo Special Unit”, dan album “Joy Kick! Tears”. Dari setlist teater, JKT48 merilis 1 download card yakni “Idol no Yoake”.

Sebenarnya setlist “Seifuku no Me” juga dirilis pada 2019, tetapi bahkan sebelum setlist tersebut dirilis dalam bentuk download card, tim yang membawakannya harus dibubarkan, setidaknya hingga Tim T formasi baru dibentuk lagi pada 2020.

Dibantu oleh pilihan lagu-lagu JKT48 favorit dari tim editorial MAMEN, juga rekomendasi dari teman-teman di Twitter, 5 lagu JKT48 yang rilis di 2019 terpilih. Daftar ini mau tidak mau dibuat personal, lagu-lagu yang membekas di hati teman-teman ini belum tentu terdengar penting di telinga orang lain.

Namun sebagaimana sebuah proses kuratorial, hasilnya tentu tidak akan memuaskan hati semua orang. Maka itu, saya mohon maaf dan berikut daftar 5 lagu JKT48 pilihan di 2019.

  1. Bersama Kamu, Pelangi, Dan Mentari (Kimi to Niji to Taiyou to)

Listener note: Saat-saat gue mendengarkan Bersama Kamu, Pelangi, dan Mentari adalah ketika, “[…] kalau lagi jenuh sama lagu-lagu JKT48, sama kalau bingung mau mendengarkan apa akhir-akhir ini ya dengarinnya pasti lagu ini.” – @tegxr

kimi to niji to taiyou to – academy class A

Bersama Kamu, Pelangi, dan Mentari memang bukan lagu baru. Lagu ini pernah dibawakan oleh seluruh anggota JKT48 pada 2014. Rilisan ini menjadi spesial karena menyajikan lagu dalam format lengkap, bukan format konser atau on-air yang berupa satu verse. Pada 2019, lagu ini lalu dibawakan oleh Academy Class A era Azizi. Liriknya yang sarat optimisme dan nuansa musiknya yang energik adalah tanda jika fans harus lebih semangat lagi untuk melindungi para tunas-tunas baru JKT48 ini.

  1. Musim yang Selanjutnya (Tsugi no Season)

Listener note: Tsugi no Season merupakan lagu favorit gue karena, “[…] lagu favorit era Yuka Tano dan kawan-kawan. Terus karena ini lagu Undergirl dan center-nya Vanka juga… jadi kaya pas banget.” – @tegxr

tsugi no season – undergirls single 19 jkt48

Lagu dalam format band lengkap dengan ketukan drum cepat adalah sedikit alasan mengapa Musim yang Selanjutnya merupakan lagu favorit. Sebagai lagu Undergirls, jumlah view-nya di YouTube bahkan bisa melebihi jumlah view lagu High Tension yang dibawakan anggota Senbatsu. Musim yang Selanjutnya adalah pengantar untuk para generasi baru JKT48 yang akan bersinar di 2020. Namun menarik melihat jika sebagian besar anggota-anggota yang membawakan lagu ini datang dari generasi 1 hingga 3.

Honorable Mention: Tunas Di Balik Seragam (Seifuku no Me)

Mari pasang papan di gunung paling tinggi dan tuliskan, “ini adalah lagu milik Tim T era Fresh Peach”.

  1. Pundak Kanan (Migikata)

Listener note: Ketika mendengarkan lagu Pundak Kanan, gue membayangkan, “Yupi. Suaranya khas banget soalnya, lembut. Selain karena memang gue suka lagu-lagu yang enak buat sing-along ya.” – @adhaneh

migikata – cindy yuvia ( top 3 sousenkyou)

Nomor yang indah dari Cindy Yuvia atau Yupi. Lagu dengan corak piano elegan ini menjadi bitter-sweet love story, tidak hanya untuk Yupi, tetapi juga untuk para fans setianya yang telah mendukung Yupi selama hampir 7 tahun. Tentu saja, perjalanan sukses Yupi tidak bisa dilepaskan dari proyek-proyek kreatif fanbasenya. Sepantauan saya, bahkan setelah Yupi lulus, ia masih terhubung dengan fanbasenya ketika menghelat meet & greet dan proyek-proyek lainnya. Baik di dalam dan di luar JKT48, Yupi beruntung memiliki ‘pundak kanan’ para fansnya yang bisa dipercaya.

  1. Kereta Kedewasaan (Otona Ressha)

Listener note: Kereta kedewasaan adalah lagu favorit gua karena, “[…] liriknya. Gua pikir ini lagu yang bawain (itu) member yang graduate, liriknya bagus soalnya. Gua tipikal orang yang suka lagu dengan nada mellow yang enak buat tidur, ditambah lirik yang menurut gua artinya bagus.” – @sectumsemFX

otona ressha

Tagline ‘zaman baru’ sudah pernah didengungkan pada 2017 silam. Namun rasanya baru pada 2020 nanti  ‘zaman baru’ benar-benar bisa dirasakan. Dari ke-16 member senbatsu yang terpilih misalnya, hanya ada masing-masing satu anggota untuk generasi pertama dan kedua yang terpilih. Hal tersebut membuat deretan anggota-anggota muda yang terpilih mau tidak mau harus menjalani proses pendewasaan yang begitu cepat, dan kadang tidak terlalu menyenangkan. Dan lagu ini adalah penanda yang tepat untuk itu.

Honorable Mention: Freckless Kiss (Sobakasu no Kiss)

Menyenangkan dan saya-tidak-tahu-mengapa menyedihkan di waktu bersamaan adalah kunci JKT48.

  1. After Rain

Listener note:  Gue mendengarkan After Rain ketika, “[…] enggak ada spesifik waktu. kalau saat pertunjukan 48, gue harap bisa mendengarkan lagu ini ketika encore.  Kalau lagi aktivitas biasa gue dengerin lagu ini buat naikin mood saja.” – @suryayaww

after rain – jkt48 team J

Sebagian besar lagu yang saya pilih di sini memang menyuarakan optimisme. After Rain ini salah satunya. Momennya tepat, didengarkan di masa ketika hujan sedang turun deras-derasnya. Saya tidak tahu, meski lagu ini dibawakan oleh Tim J, tetapi saya selalu membayangkan Tim T ketika mendengarkan lagu ini. Maka seperti petuah-petuah yang sering saya temukan di internet, “every cloud has a silver lining”.

images sources: twitter @officialjkt48, www.jkt48.com, youtube
Share to everyone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here