GIG ALERTS • NEW DROPS EVERY FRIDAY • JABODETABEK FIRST • JOIN THE CROWD • GIG ALERTS • NEW DROPS EVERY FRIDAY • JABODETABEK FIRST • JOIN THE CROWD • GIG ALERTS • NEW DROPS EVERY FRIDAY • JABODETABEK FIRST • JOIN THE CROWD • GIG ALERTS • NEW DROPS EVERY FRIDAY • JABODETABEK FIRST • JOIN THE CROWD •
Beberapa Hal yang Bisa Diambil dari Pengumuman Reshuffle JKT48 RE:BOOST
Hobbies/JKT48

Beberapa Hal yang Bisa Diambil dari Pengumuman Reshuffle JKT48 RE:BOOST

ragetegar

Tidak ada yang pernah suka dengan pengumuman reshuffle. Pengumuman yang penuh derai air mata, pengumuman yang seakan mengacak-acak semua fase yang telah dilalui, baik secara tim maupun individu. Semuanya, seperti dimulai dari awal lagi.

Namun, sebagaimana industri yang mengedepankan kemajuan, JKT48 harus terus melakukan reshuffle. Seperti yang sering dikatakan banyak orang, reshuffle menjadi salah satu dorongan agar member bisa terus keluar dari zona nyaman sehingga mereka bisa terus berkembang. Reshuffle juga menjadi pengingat bagi mereka, bahwa JKT48 bukanlah tempat mencari kawan, ini tempat dimana mereka mengasah kemampuan hingga tampil menjadi yang terbaik.

Alih-alih melihat reshuffle sebagai sebuah kemunduran, artikel ini coba melihat pengumuman reshuffle sebagai sebuah kemajuan, dengan melihat perkembangan positif yang bisa diambil dari pengumuman tersebut. Sebelum masuk ke bagian diskusi, ada baiknya saya mengulang susunan tim terkini yang nantinya akan efektif per tanggal 30 Juni 2018;

Tim J:  Sisil (Kapten), Yupi (Center) Cinhap, Della, Uty, Feni, Gaby, Michelle, Aya, Ikha, Saktia, Shanju, Sinka, Stefi, Julie, Frieska (Kinal lulus akhir Juni).

Tim KIII: Yona (Kapten), Gracia (Center), Anin, Acha, Aurel, Beby, Desy, Sisca, Lidya, Rachel, Nat, Nadila, Viny, Rona, Shani, Naomi.

Tim T: Ayana (Kapten), Zara (Center), Vanka, Sonia, Angel, Okta, Kyla, Jinan, Eve, Devi, Melati, Pucchi, Lisa, Celine, Vio, Fidly. (dikutip dari @JKT48_FCINDO48_)

Lalu apa saja hal-hal positif yang bisa diambil dari susunan tim baru ini? Mari kita simak satu-persatu.

Lebih Banyak Eksposur untuk Generasi 2

Tidak bisa dipungkiri, kehadiran Generasi 2 tidak akan pernah bisa dipisahkan dari sepak terjang Tim KIII. Makanya ketika Yupi dipindah ke Tim J, tangisnya begitu beralasan. Meninggalkan tim ketika dia telah membangunnya dengan susah payah dari nol tentu tidak mudah.

Namun jika saya melihat melalui kacamata yang lebih luas, kepindahan Yupi ke Tim J adalah proyek jangka panjang untuk memindahkan baton JKT48 sepeninggal Melody sebagai wajah ke tangan anak-anak Generasi 2.

Proyek ini mungkin telah dimulai jauh sebelum rentetan pengumuman seperti diangkatnya Yona sebagai Kapten KIII dan Sisil sebagai Kapten J dan kini semakin jelas. Lalu dengan tersebarnya ace Generasi 2 seperti Vanka ke Tim T dan Yupi ke Tim J sebagai center, usaha keras Generasi 2 sebentar lagi akan terbayar lunas.

(Lebih lanjut baca tulisan saya berjudul “Doa Bunga Matahari” untuk mengetahui rintangan-rintangan yang dialami Generasi 2 selama ini)

Bergantinya Peran Generasi 1 sebagai Pendorong

Sepeninggal Kinal nanti, praktis generasi 1 tinggal menyisakan enam orang saja; Gaby, Beby, Frieska, Sonia, Ayana, dan Shania. Kesemuanya menurut saya direncanakan untuk menjadi pendorong bagi tim masing-masing.

Frieska dipindah ke Tim J untuk membantu Gaby mengembangkan tim dan menjadi patron untuk generasi-generasi dibawahnya. Sedangkan posisi Shania sebagai Kapten JKT48 akan membuatnya lebih sibuk dari sebelumnya.

Sonia membantu Ayana di Tim T, kemampuannya sebagai bagian dari Dance Project diharapkan bisa membantu member Generasi 4 dan 5 yang secara performa belum mencapai standar. Beby adalah satu-satunya member Generasi 1 yang berada di Tim KIII. Bagi tim kehadiran Beby begitu penting, baik untuk menunjang performa dan menjadi member yang dihormati secara generasi.

Bagi saya, apalagi di grup 48, fase tersebut akan selalu menjadi keniscayaan untuk generasi manapun. Member pertama kali datang dengan ego besar untuk menjadi center. Namun pada akhirnya, member yang bertahan adalah member yang bisa terus menginspirasi dan mendorong generasi dibawahnya untuk terus berkembang.

Academy Class A akan Makin Sibuk

Dirombaknya tim berdasarkan sistem 16 member akan meniadakan member reserve atau cadangan dari tim tertentu. Hal ini baik mengingat sistem terdahulu berpotensi menumpuk member-member dalam satu tim. Salah satunya terjadi pada Tim KIII yang pada Shonichi Saka Agari bisa mencapai 22 member.

Perampingan ini akan membuat member Academy Class A makin sibuk. Jadwal teater masing-masing tim yang padat, konser-konser, juga acara off-air dan on-air membuat member Academy Class A harus selalu siap untuk menggantikan member tim yang berhalangan. Stamina dan kerja keras yang tinggi, kemampuan menguasai setlist berbeda adalah tantangan yang harus bisa mereka selesaikan untuk promosi ke tim.

Tim KIII Kian Dominan, Perkembangan Tim T akan Signifikan

Saya sepakat dengan pernyataan Tegar di Podcast Mamen, dia mengatakan jika Tim KIII adalah paket pertunjukan paling lengkap yang bisa ditampilkan sebuah tim. Dan mereka telah menetapkan standar pertunjukan tertinggi yang melampaui pertunjukan Tim J dan Tim T.

Menariknya dibanding dua tim tersebut, Tim KIII adalah satu-satunya tim yang tidak mendapatkan member baru hasil reshuffle. Maka jika tim lainnya harus mulai menyesuaikan diri kembali dengan member-member yang baru saja masuk, Tim KIII yang kini lebih compact dari sebelumnya bisa lebih fokus. Dan mungkin saja akan lebih trengginas dalam performanya.

Tim T, di sisi lain adalah tim yang sedari awal pembentukan selalu memiliki komposisi member yang homogen. Dari kepemimpinan Haruka hingga Ayana, komposisinya selalu sama; satu member senior sebagai kapten, dikelilingi member-member satu generasi, atau yang secara pengalaman setara.

Baru pada pengumuman ini, komposisi tersebut berubah. Sonia dari Gen 1, Vanka dari Gen 2, Angel dan Okta dari Gen 3, serentak masuk menjadi bagian dari Tim T. Menarik untuk melihat bagaimana keempat member tersebut menjadi tent-pole untuk Gen 4 dan Gen 5.

Konsep tent-pole ini saya pinjam dari strategi program TV. Dimana program unggulan secara jadwal diapit dua program baru untuk mendorong  dua program tersebut mendapatkan penonton. Untuk konteks Tim T, ini tidak hanya sekadar membawa fans Vanka, Angel, dan Sonia agar mau menonton penampilan Tim T. Lebih dari itu, kehadiran mereka bertiga diharapkan bisa mendorong performa Gen 4 dan Gen 5 lebih baik lagi.

Untuk Vanka, setelah tampil begitu mempesona di setlist Tadaima Renaichuu sebagai center dan pindah ke Tim T, kehadirannya membuat posisi Zara sebagai center tidak akan pernah senyaman dulu lagi.


Catatan arsip: artikel ini pertama kali diterbitkan di Mamen48 pada 28 Mei 2018. Ejaan dan konteks waktu mengikuti penerbitan aslinya.

Share This Article

Comments

Login to join the conversation and leave a comment.

Loading comments...