Era terus bergeser, para seniman cover lagu JKT48 pun mulai tersisihkan. Kecanggihan teknologi dan perubahan arus media sosial mengalihkan selera ke arah visual. Para penggemar lebih dimanjakan dengan tampilan foto menawan melalui tangkapan lensa kamera. Vlog juga menjadi konten yang laris dengan menjual opini berbalut tayangan sinematik. Hal itupun diperkuat dengan komoditas JKT48 yang lebih terfokus di ibu kota sehingga secara tidak langsung menyurutkan hype peridolan fans far. Setelah merasa dianaktirikan, fans far tidak lagi mendapatkan panggung untuk menunjukkan eksistensinya.
Di tengah keringya konten cover lagu JKT48, muncul sosok Mikael Acryswandi. Pria asal Padang yang sering disapa Acry ini kerapkali tampil dengan cover instrumental gitar lagu-lagu JKT48 ala Depapepe melalui akun Twitter @acry_swandi. Videonya tidak jarang diunggah ulang oleh akun kolektif seputar JKT48. Jika dahulu Soundcloud digandrungi sebagai wadah cover lagu, kini Acry lebih aktif di arus media mainstream, seperti Twitter, Instagram, dan Youtube.
Acry, yang juga seorang fans far JKT48, berkesempatan menceritakan suka dan dukanya menjadi fans far JKT48 yang hobi cover lagu. Dihubungi terakhir via LINE pada hari Minggu, 27 Mei 2018, Acry begitu antusias menjelaskan pengalamannya menggeluti cover lagu dan menjadi fans far JKT48.
Halo, Mas Acry. Kalau boleh tahu sekarang kesibukannya apa?
Kalau untuk kesibukan, saya masih tahap interview pekerjaan dan sambil mengajar les gitar juga.
Pertanyaan penting ini, oshi-nya siapa? Hehehehe.
Oshi saya Sisca. Nggak ada yang lain cuma satu doang hehe. Tapi kalau untuk track record sejauh saya ngidol sudah beberapa kali oshihen sampai akhirnya sekarang oshi-in Sisca.
Sudah ngidol dari sejak kapan?
Tahun 2016, kira-kira baru dua tahun jadi wota hehe. Pertama ngidol oshi saya Veranda. Karena sering lihat di iklan, jadi kepincut, orangnya cantik juga. Terus pindah ke Shania karena saya paling suka lihat cewek bisa main gitar sambil nyanyi walau beberapa member juga bisa sih. Lalu saya oshi-in Okta dan tahu Okta pas event Futsal Pocari. Sesudah itu saya lihat Youtube eh kepincut Sendy dan Rona karena vokal mereka bagus banget dan punya genre vokal sendiri. Dan, sekarang pindah ke Sisca karena Sisca secara teknik vokal itu bagus banget, dia improve lagu juga, sering cover lagu. Yang paling saya suka itu dia gunain bakatnya juga untuk tugas pelayanannya di gereja sebagai pemazmur.
Kok bisa suka JKT48?
Saya memang dari kecil suka jejepangan, baik anime, lagu-lagu anime, lagu-lagu pop Jepang, dan sejenisnya. Awal tahu JKT48 itu pas lihat iklan Honda di TV yang ada member–member-nya. Suka JKT48 karena musik dan lagu mereka adaptasi dari AKB48 dan itu bernuansa jejepangan. Musiknya beda banget sama musik Indonesia dan Barat gitu. Satu lagi, saya suka JKT48 karena fandom-nya, di mana fans bisa dengan mudah berinteraksi dan memberi support, kritik, juga saran lewat Twitter, IG juga.
Kan hobi cover lagu, mulai sejak kapan dan apa motivasinya?
Kalau mulai cover dan di-post itu tanggal 6 Februari 2017, mas, itu lagu Pesawat Kertas 365 Hari. Tapi saya mulai ada niat dan mulai mengulik-ulik lagu JKT48 itu dari dua tahun lalu pas saya baru ngidol.
Apakah cover lagu itu sebagai bentuk support? Kan banyak itu ada yang jadi youtuber juga.
Motivasi saya kenapa suka cover lagu JKT48 itu simple sih, mas. Berangkat dari teman-teman kuliah saya yang cowok suka nyanyi lagu JKT48 (tapi) maksudnya menyindir (saya) gitu tapi lagunya cuma (tahu) Heavy Rotation sama Aitakatta doang. Terus teman-teman saya yang cewek sering bilang “ih, ngapain sih kok nge-fan sama mereka (JKT48), lagu mereka kan cuma dua doang”. Nah, mulai dari situ saya punya niat saya bakal kenalin lagu JKT48 ke mereka lewat instrumen gitar dan kasih tahu kalau lagu JKT48 itu bukan cuma dua doang tapi ada banyak. (Sebenarnya) lebih ke support dan apresiasi sih cover saya itu, mas. Memang harapan saya sih tiap bikin cover dan sesekali tag member di caption semoga mereka tonton.
Sabar ya, mas. Jadi fan JKT48 memang berat. Kira-kira sudah berapa total cover sampai sekarang? Yang terbaru Mushi no Ballad kalau nggak salah, ya?
Yang terbaru Korogaru Ishi ni Nare, mas. Sampai bulan ini totalnya sudah 71 cover lagu JKT48. Berkat bantuan akun fanbase yang sudah terkenal lalu repost juga, di IG, Twitter, Youtube juga pernah hehe. Kalau di Twitter akun fanbase @wotajkt48_idn, @gen4defender, @jkt48Surakarta, @FJKT48_bandung, dan yang paling sering repost dan benar-benar mengapresiasi itu @_jkt48song, mas. Saya merasa usaha saya walaupun cuma cover lagu benar-benar diapresiasi.
Wah, salah ya hehe. Lalu respons dan tanggapan terhadap cover lagu bagaimana?
Kalau untuk respons sejauh ini bagus banget, banyak yang suka. Dan, yang bikin saya makin semangat adalah banyak juga yang request cover lagu JKT48 (ke saya).
Pernah ada yang mengkritik nggak?
Kritik pasti ada, mas. Itu dari teman-teman kuliah yang mereka malah nggak suka konten cover saya JKT48 mulu. Terus adik saya juga dulu pernah dengan alasan yang sama, tapi sekarang mulai mengerti kenapa saya cover lagu JKT48 mulu. Dulu juga pernah ada beberapa teman saya sesama peng-cover lagu di IG yang bilang kalau konten saya nggak guna, “sampah”, karena komitmen kami harusnya selalu cover lagu yang update dan kekinian, tapi saya tetap jalan saja hehe.
Aduh, nggak menyangka sampai begitu. Kalau boleh tahu, proses bikin videonya bagaimana? Kelihatannya ribet banget.
Kalau untuk proses itu memang susah dan ribet, kadang juga bikin kesal sendiri, mas, apalagi harus sesuaikan ketukan di beberapa frame video. Kalau nggak pas ya diulang lagi record videonya. Tapi kalau untuk yang sifatnya fingerstyle atau solo gitar itu paling saya cuma rekam sampai dapat yang paling bersih mainnya hehe.
Itu rekaman di mana biasanya? Terus modal alat dan editing pakai apa saja?
Di rumah, lebih tepatnya di kamar saya hehe. Kalau untuk alat, saya pakai ampli, mas, rekam live istilahnya. Terus untuk kamera saya cuma pakai kamera handphone dan untuk editing itu saya biasanya pakai app Picplaypost. Cuma aplikasi itu saya pakai hanya untuk video yang ada frame-nya, khusus untuk gabungin banyak video jadi satu. Tapi kalau untuk fingerstyle, saya cuma rekam pakai app kamera HP doang, mas.
Dari 71 cover lagu itu, paling favorit yang mana?
Susah sih, cuma kalau dari segi paling menyenangkan itu cover Overture karena saya bisa kembangin sesuai versi saya. Kalau suka dari segi puasnya itu cover lagu Cinta Pertama di Jam 7 Lewat 12 karena saya tahu lagu itu pas lihat di IG story cewek. (Saya) bawain lagu itu terus di-like dan di-comment sama Andela hehe.
Mantap! Gesrek itu pasti di-like sama di-comment Andela hehehehe. Apa yang bikin senang dari fandom JKT48?
Iya, mas. Auto-gesrek. Saya suka fandom-nya karena benar-benar dikenalin ke sosok yang beda-beda walau di luar sana saya juga ketemu banyak orang. Saya suka lihat mention fans ke member, fans yang reply post di IG, bahasan di beberapa grup fans JKT48 di LINE dan WA. Itu bisa dilihat siapa yang ngidol JKT48 fokus ke lagu dan musiknya, ke member-nya, ke JOT-nya. Dan, fans JKT48 itu kompak banget, misalnya bikin project untuk oshi-nya, pergi bareng-bareng buat teateran, dan delusi beberapa fans-nya tinggi-tinggi, nggak terkecuali saya.
Apa tanggapan soal fans yang suka tubir dan kontroversial?
Buat saya itu sah-sah saja, mas, di mana kita ini notabenenya sebagai fans. Contohnya, ada member yang kena skandal atau dipilih senbatsu itu mulu, atau member ini nggak pernah di-up, itu sah saja kalau ada comment miring atau tubir istilahnya dari fans asal masih di batas sopan dan menghargai. Jangan sampai tubir itu malah mencaci, bully, atau bahkan sampai menjatuhkan mental dan harga diri member juga JOT.
Ada pesan buat fans yang mau berkarya atau minimal melakukan sesuatu buat fandom ini nggak?
Bagus baget (kalau mau berkarya) karena itu bisa jadi salah satu media pengenalan JKT48 ke masyarakat lewat karya, support, juga apresiasi ke member yang ada di lagu itu hehe. Malahan saya inginnya lebih banyak yang berkarya apalagi di bidang musik atau cover lagu kayak SAKA, Rookie Boom, Rangga Pranendra, Prabu, Barpen, Akbar Tsai, dll. di mana beberapa dari mereka sudah nggak ngidol dan bikin karya JKT48 lagi. Terus yang mau wotagei juga semoga bangkit lagi dan bertambah orang-orangnya. Pesan saya jangan malu berkarya dan keep support JKT48.
Kabar fans far, terutama di Padang, sekarang ini bagaimana?
Terlepas dari saya yang belum pernah gabung komunitas di JKT48 Fans Padang, mereka masih kompak kok, mas. Dulu pernah bikin acara nobar SSK dan gath bareng. Kebetulan saya nggak bisa ikut gabung saat itu, tapi kalau untuk komunitas wotagei di Padang itu mereka cukup ramai, di beberapa acara mereka sering perform juga. Setahu saya dulu anggota komunitas FJKT48 Padang ramai tapi mungkin ada yang sudah nggak ngidol, ada yang sudah merantau.
Kalau untuk fans far secara umum bagaimana kabarnya saat ini?
Masih (antusias) banget apalagi di media sosial dan kebanyakan kalau di media sosial itu fans far. Apalagi dengan konsep baru JKT48 Circus nanti.
Menyinggung soal JKT48 Circus, harapannya apa buat event tersebut?
Kalau untuk JKT48 Circus harapan saya semoga dengan ada konsep itu setidaknya bisa melepas rindu atau keinginan fans far yang ingin bertemu dengan oshi-nya. Dan, menambah fans baru dan juga fans JKT48 yang sudah nggak ngidol bisa balik lagi support JKT48 dan gesrek bareng lagi hehe. Berharapnya sih bisa datang ke Padang biar nggak jauh-jauh.
Apa tanggapan mengenai pengumuman JKT48 Circus yang terbaru?
Perasaan saya jujur saja lumayan kecewa, mas, karena sudah berharap dengan berbagai penjelasannya dan dengar pengumuman kemarin ternyata di luar harapan. Saya sempat bikin di IG story terkait saya lumayan kecewa dengan rute JKT48 Circus itu dan teman-teman juga banyak yang kasih respons. Terus beberapa juga bilang mungkin bakal diadain di luar Pulau Jawa sesudah JKT48 Circus di Pulau Jawa selesai. Pasti manajemen punya alasan dan keputusan tersendiri. Saya hargai kok.
Sabar, ya. Ada keinginan buat datang ke Jakarta buat nonton teater atau handshake nggak?
Sudah ada rencana sih, mas. Dulu saya sempat dapat panggilan interview di Jakarta, ya, sambil-sambil teateran, eh, nggak pas waktunya. Terus kemarin sempat menang tiket gratis konser graduation Melody, eh, malah dananya yang nggak ada. Sekarang saya sudah ada niat dan menabung sih ke Jakarta. Semoga Desember pas anniversary JKT48 dan SSK saya bisa ke situ. Aamiin aamiin hehe.
Semoga tercapai, ya. Terakhir, apa harapan, keinginan, dan rencana pribadi ke depan?
Rencana pribadi sih semoga tes terakhir saya di interview bisa menghantarkan saya ke dunia kerja, kalau tidak semoga dapat di perusahaan lain hehe.
Kita doakan Mas Acry segera mendapatkan pekerjaan, ya. Kalau harapan untuk JKT48?
Untuk JKT48 semoga saya bisa teateran secepatnya dan semoga JKT48 bisa jadi idol group yang lebih cemerlang lagi. Dan, untuk fans-nya tetap support JKT48. Untuk Sisca, semoga ke depannya bisa jadi pribadi yang lebih baik lagi dan lebih sering diundang ke panggung besar, baik solo maupun bareng JKT48 Acoustic. Harapan saya satu lagi, semoga artikel yang selalu mas buat bisa bermanfaat buat fans JKT48 yang lain.
Images : Twitter
Catatan arsip: artikel ini pertama kali diterbitkan di Mamen48 pada 31 Mei 2018. Ejaan dan konteks waktu mengikuti penerbitan aslinya.